▴Halaman Depan▴ - Camat Kutoarjo Hadiri Rapat Anggota Tahunan Perdana KDMP Desa Kepuh
- Camat Kutoarjo Hadiri Rapat Pembentukan Tim Pelaksana dan Sosialisasi Pengisian Perangkat Desa di Kuwurejo
- Camat Kutoarjo Ikuti Musrenbang RKPD Kabupaten Purworejo Tahun 2027
- Camat Kutoarjo Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Takmir Masjid An Nur BAZNAS
- Camat Kutoarjo Hadiri RAT Perdana KDMP Desa Suren
- Camat Kutoarjo Pimpin Rapat Koordinasi Pegawai Kecamatan Kutoarjo
- Sekcam Kutoarjo Hadiri Musdesus di Desa Kebondalem
- Camat Kutoarjo Pimpin Rakor Bersama Kelurahan se-Kecamatan Kutoarjo
- Camat Kutoarjo Monitoring Posko Mudik Satkorcab Banser
- Camat Kutoarjo Pimpin Rapat Koordinasi, Tekankan Penolakan Gratifikasi
Bus Trans Jateng Koridor Borobudur - Kutoarjo Diresmikan
Berita Terkait
- Desa Suren Salurkan BLT DD Tahap IV0
- Konferensi Sekdes/Seklur Bulan Agustus 20200
- Kantor Pos Kutoarjo Salurkan BST Bulan ke 4 hari Kedua0
- Desa Majir Serahkan BLT DD Tahap IV0
- Camat Kutoarjo ikuti Sosialisasi Netralitas ASN dalam Pilkada0
- APBDes Perubahan 2020, Pemdes Pacor Gelar Musyawarah Desa0
- Kantor Pos Kutoarjo Salurkan BST Bulan ke 40
- Monitoring DD Tahun 2020 Desa Tepus Wetan0
- Kecamatan Kutoarjo Peringati HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Upacara Terbatas0
- Kecamatan Kutoarjo Gelar Gladi Upacara HUT RI ke 750
Berita Populer
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pengajian At-Taqwa Kutoarjo
- Senam Bersama bulan Desember 2019 di Desa Kuwurejo
- Desa Sidarum Mengadakan Rakon PKK
- Jam Kerja Puasa Bagi ASN Pemkab Purworejo
- Apa itu COVID-19?
- Pembentukan Panitia Pengisian Perangkat Desa Karangrejo
- Pengurus Polosoro Purworejo Periode 2020–2023 Dikukuhkan
- Vaksinasi Covid-19 Nakes Puskesmas Kutoarjo
- SE Bupati Purworejo Nomor 443/465/2021
- Latihan Tari Ndolalak Grup Kesenian Arum Manis

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan bus Trans Jateng trayek Purworejo–Magelang pada hari Selasa 1 September 2020. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan secara langsung di Pendopo Bupati Purworejo. Selama sembilan hari, masyarakat bisa menikmati angkutan aglomerasi tersebut secara gratis.
Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih, karena Kabupaten Purworejo termasuk salah satu Kabupaten yang pertama atau mendapat prioritas bersama Kabupaten Magelang dalam pengembangan Angkutan Aglomerasi Kawasan Purworejo, Wonosobo, Magelang dan Temanggung (Purwomanggung), dengan akan dioperasionalkannya Bus Trans Jateng Koridor Kutoarjo – Borobudur.
Tingginya tingkat kendaraan bermotor pribadi serta rendahnya pengguna transportasi umum khususnya di perkotaan, menjadi masalah penting yang harus segera diatasi. Salah satunya dengan membangun sistem dan menyediakan transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) yang layak bagi warga masyarakat, dengan tarif terjangkau demi menunjang kegiatan sosial dan ekonomi.
Kabupaten Purworejo yang berada di jalur utama transportasi Jawa bagian selatan, memiliki kepadatan arus lalu lintas yang cukup tinggi. Apalagi saat ini ada beberapa proyek strategis nasional yang bersinggungan bahkan berada di wilayah Kabupaten Purworejo, yakni Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Badan Otorita Borobudur, dan Bendungan Bener.
Dengan beroperasinya Bus Trans Jateng koridor I Rute Kutoarjo – Borobudur, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Purworejo. Bukan hanya tersedianya transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau, namun juga semakin menghidupkan roda perekonomian masyarakat.
Sebelum membuka secara resmi Bus Trans Jateng ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan agar Bupati Purworejo dengan Dinas terkait melakukan pengawasan terhadap kinerja supir Bus Trans Jateng.
"Bupati melalui dinas terkait agar bisa melakukan pengawasan terhadap pengelola maupun supir Bus Trans Jateng koridor I yang tidak melayani penumpang dengan baik atau yang ugal-ugalan di jalan", ujarnya.
Ganjar juga berpesan agar Kabupaten Purworejo dapat mengembangkan lokasi wisata di daerah untuk memajukan wilayah dan mensejahterakan masyarakat, tetapi tetap dengan menerapkan protokoler kesehatan karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Perekonomian juga harus ditingkatkan dengan mempromosikan dan memasarkan produk unggulan UMKM maupun hasil pertanian yang ada.








